Apa seh komik cewe? Belum ada definisi jelas untuk satu ini, tapi kalo melihat langsung komiknya…bisa terlihat langsung kalo itu komik cewe atau bukan.
Jadi ku cuma bisa ngasih tau ciri-ciri yang umumnya ada di komik cewe dan apa yang membedakan dengan komik cowo. Bukan karena kontennya atau mutu cerita, baik dari komik cewe maupun cowo, sama-sama memiliki kekuatan dalam cerita maupun gambar. Lalu kenapa ku tidak suka? sebelum ke arah itu, biar ku jelasin dulu apa itu komik cowo dan komik cewe.
Mulai dari penggambaran karakter pada komik. Komik cewe identik dengan tokoh yang langsing dan memiliki mata indah. Nah, ini lah yang membuat saya tidak suka… males aja ngebaca komik yang tokohnya cowo tapi badannya terlihat feminim. Cowo itu tegar! Kokoh! Bukan lembut atau indah…lembut dan indah itu hanya untuk tokoh cewe.
Bagian visualisasi lingkungan, atau background. Komik cewe punya kecenderungan dengan permainan cahaya dan kilauan. Karena semuanya ingin dibuat indah, maka hampir setiap kotak pada halaman akan selalu ada kilau cahaya atau sejenisnya…gemerlap, berkaca-kaca, berbunga-bunga dan berkilauan. Sedangkan pada komik cowo. Hal ini sangat diminimalisir hanya pada even tertentu. Sehingga lebih menegaskan kondisi pada cerita saat itu dari sudut pandang pembaca. Itulah makanya ku tidak suka, kinclong men!
Dan yang terakhir neh… yang bikin ku lebih g suka, adalah saripati ceritanya. Hampir semua komik cewe yang gua baca, bumbu cinta terlalu kental di dalamnya. Huek!! Musik, sinetron, sekarang ditambah komik… lengkap sudah referensi cinta ku ini. hehehehe. Lalu komik cowo emang bercerita tentang apa? Walau tidak sesuci komik cewe. Komik cowo lebih kental dengan perjuangan meraih impian. Motivasi, keberanian dan pengorbanan untuk meraih impian.
Jadi… yang bikin gua kagak suka baca komik cewe adalah tiga hal di atas. Dan sialnya, komik cowo yang beredar di pasaran jarang sekali selesai sampai tamat. Terlalu sering berhenti di tengah jalan. Mungkin karena cowo-cowo di Indonesia lebih memilih dateng ke persewaan dari pada membeli sendiri, bandingkan dengan cewe yang gemar mengkoleksi.
Untuk para cowo, tolong dong sering-sering beli walau sekali dua kali, biar terlihat laku dan berprospek. Sehingga distributornya pun berani untuk investasi lebih lanjut.
Mari lestarikan komik cowo!!!



hati2 jangan kebanyakan baca komik.. ntar kecanduan..
(komik.. JAUHKAN!! tapi mau.. tapi.. )